Wednesday, June 5, 2013

Pengelolaan Siswa, Kelas, Pengajaran dan Pembelajaran

Assalamu 'alaikum wr. wb
Berbicara tentang pengelolaan, sebelumnya penulis menyinggu apa sih dari pengelolaan tersebut?
Di Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, disebutkan bahwa pengelolaan berarti:
1 proses, cara, perbuatan mengelola; 2 proses melakukan kegiatan tertentu dng menggerakkan tenaga orang lain; 3 proses yg membantu merumuskan kebijaksanaan dan tujuan organisasi; 4 proses yg memberikan pengawasan pd semua hal yg terlibat dl pelaksanaan kebijaksanaan dan pencapaian tujuan;
Sedangkan jika dilihat dari aslinya, yaitu yang tersebut di dalam The New Dictionary of The English Language (1974, hlm. 578):

Management is the art of managing, treatneg, directing carrying on, or using for a purpose; administration; cantions handling or treatment; the body of directors or managers of any business, condern or isterest conlectively.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa penglolaan adalah penyelenggaaan atau pengurusan agar sesuatu yang dikelola dapat berjalan dengan lancar, efektif dan efisien.

Menurut Drs. Winarno, pengelolaan adalah subtantifa dari mengelolaa. Sedangkan mengelola berarti suatu tindakan yang dimulai dari penyusunan data, merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan sampai dengan pengawasan dan penilian. Dijelaskan selanjutnya bahwa pengelolaan menghasilkan sesuatu dan sesuatu itu dapat merupakan sumber penyempurna dan peningkatan pengelolaan selanjutnya.

  • Adapun untuk pengelolaan siswa yakni pengaturan di kelas oleh guru yang sedang mengajar sehingga setiap siswa dapat pelayanan sesuai dengan kebutuhannya. Di dalam penciptaan suasana/ lingkungan belajar, guru juga harus mengusahakan agar setiap siswa mendapat pelayanan secara maksimal menurut kebutuhan.
  • Penglolaan Kelas adalah:

  1. Menurut Made Pidarta Pengelolaan kelas ditinjau dari pengertian lama dan pengertian baru sebagai berikut: 1. Pengertian lama, Pengelolaan kelas adalah mempertahankan ketertiban kelas 2. Pengertian baru, Pengelolaan kelas adalah proses seleksi dan menggunakan alat-alat yang tepat terhadap problem dan situasi pengelolaan kelas. Guru bertugas menciptakan, memperbaiki, dan memelihara organisasi kelas sehingga individu dapat memanfaaatkan kemampuannya, bakatnya, dan energinya pada tugas-tugas individual (Pidarta, tth : 47). 
  2. Menurut Suharsimi Arikunto pengelolaan kelas suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar dicapai kondisi yang optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar mengajar seperti yang diharapkan (Arikunto, 1986: 143). 
  3. Menurut Cece Wijaya dan Tabrani Rusyan Pengelolaan kelas adalah usaha yang dilakukan guru untuk menata kehidupan kelas dimulai dari perencanaan kurikulumnya, penataan prosedur dan sumber belajarnya, pengaturan lingkungannya untuk memaksimalkan efisiensi, memantau kemajuan siswa, dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul (Wijaya dan Rusyan, 1994: 113). 
  4. Menurut Muljani A. Nurhadi Pengelolaan kelas merupakan upaya mengelola siswa di kelas yang dilakukan untuk menciptakan dan mempertahankan suasana (kondisi) kelas yang menunjang program pengajaran dengan jalan menciptakan dan mempertahankan motivasi siswa untuk selalu terlibat dan berperan serta dalam proses pendidikan di sekolah (Nurhadi, 1983: 162). 
Dari semua uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas adalah upaya yang dilakukan guru dalam mengelola anak didiknya di kelas dengan menciptakan atau mempertahankan suasana atau kondisi kelas yang mendukung program pengajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • Pengelolaan pengajaran menurut Ahmad Royani, pengelolaan pengajaran adalah mengacu pada suatu upaya untuk mengatur (managajemeni, mengendalikan) aktivitas pengajaran berdasarkan konsep-konsep dan prinsip-prinsip pengajaran untuk mensukseskan tujuan pengajaran agar tercapai secara lebih efektif, efisien, dan produktif yang diawali dengan penentuan strategi dan perencanaan, diakhiri dengan penilian. penilaian tersebut pada akhirnya dapat dimanfaatkan sebagai Feed Back (umpan balik) bagi perbaikan pengajaran lebih lanjut.
  • sedangkan pengelolaan pembelajaran dikutip dari pendapat Abdul Majid, suatu proses penelenggaraan interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan, lebih jelasnya lagi Sudjana berpendapat, pengelolaan pembelajaran adalah merupakan kegiatan belajar. langkah-langkah pengelolaan dalam pembelajaran, isi kegiatan yang terdiri dari bahan. materi belajar, proses kegiatan yang berupa langkah-langkah atau tahapan yang dilalui pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran, sumber pendukung kegiatan pembelajaran terhadap proses hasil, dan dampak kegiatan pembelajaran.
Terkadang sebagian orang yang menyamakan dari keempat tersebut, padahal fungsinya berbeda. Adapun bedanya dari semuanya adalah apabila pengelolaan siswa mencakup ruang lingkup sekolah, maka pengelolaan kelas khusus membicarakan pengaturan siswa dalam sebuah kelas dalam hubungan belajar mengajar, pengelolaan pengajaran lebih membicarakan tentang aktivitas pengajaran yang diawali dengan menentukan strategi dan perencanaan dan diakhiri dengan penilaian untuk dapat dimanfaatkan menjadi umpan balik bagi perbaikan yang akan datang dan pengelolaan pembelajaran lebih berbicara tentang kegiatan pembelajaran baik itu kegiatan pendahuluan atau pra intruksional, kegiatan inti, dan kegiatan akhir.

Reaksi:
Emoticon Ini Tidak Untuk Komentar Lewat Facebook.Copas Kode Pada Komentar Mu....
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i:
:j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r:
:s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z: :ab:
Previous Post Next Post Home
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

Mohon maaf apabila terdapat komentar yang sesuai kriteria di bawah ini akan dihapus, demi kenyamanan bersama

1. Komentar berbau pornografi, sara, dan menyinggung.
2. Mencantumkan link hidup.
3. Mengandung SPAM.
4. Mempromosikan Iklan.

Terima kasih atas perhatiannya.